Pidato Perpisahan Rasullah SAW …

Pidato Terakhir Rasul Allah (English Version) – Source: Youtube

Tepatnya pada tanggal 8 Dhulhijjah 10 H di Lembah Uranah, Arafah. Saat itu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam (Allahumma Sholli Wassalim Alaih) pergi ke Mina dan menunaikan shalat zuhur, asar, magrib, isya, dan subuh di wilayah tersebut. Seusai menanti beberapa saat hingga terbitnya matahari, baginda melanjutkan perjalanan hingga tiba di Arafah.

(Hari Arafah) Setelah matahari tergelincir, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam (Allahumma Sholli Wassalim Alaih) meminta agar Al-Qashwa’, unta beliau, didatangkan. Beliau kemudian menungganginya hingga tiba di tengah Padang Arafah. Pada saat yang bersamaan pula, telah berkumpul sekitar 124.000 hingga dengan 144.000 kaum Muslim dan Muslimat. Beliau kemudian berdiri di hadapan mereka untuk menyampaikan khutbah haji terakhir beliau yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan haji wada’.

Adapun terjemahan yang dirangkum dari berbagi sumber terkait dari isi khutbah perpisahan beliau adalah sebagai berikut:

“Wahai Saudara-saudaraku, perhatikan apa yang akan aku sampaikan, aku tidak tahu apakah tahun depan aku masih berada di antara kalian. Dengan itu, dengarkan baik-baik apa yang aku katakan dan sampaikan ini kepada mereka yang tidak dapat hadir pada waktu itu ..”

“Ya Saudara-saudaraku, seperti kita ketahui, bulan ini, hari ini dan kota ini adalah suci, oleh itu pandanglah kehidupan dan milik setiap orang Muslim sebagai kepercayaan yang suci ..”

“Kembalikan barang-barang yang diamanahkan kepadamu, kepada pemilik yang sebenarnya. Jangan kau lukai Orang lain sebagaimana orang lain tidak melukaimu ..”

“Ingatlah bahwa kamu akan bertemu Allah Subhanahu Wataa’la dan Dia akan memperhitungkan amalanmu dengan sebenar-benarnya. Allah Subhanahu Wataa’la telah melarang mu memungut riba, oleh karena itu, mulai dari sekarang ini dan untuk seterusnya kewajiban membayar riba di hapuskan ..”

“Waspadalah terhadap Syaitan (yang terkutuk), demi keselamatan Agamamu. Dia telah kehilangan semua harapannya untuk membawa kalian pada kesesatan yang nyata. tapi wasapdalah agar tidak terjebak pada tipuan halusnya ..”

“Ya, Saudara-saudaraku, adalah benar kamu mempunyai hak tertentu terhadap isteri-isteri mu, tapi mereka juga mempunyai hak yang sama atas dirimu ..”

“Apabila mereka mematuhi hakmu maka mereka memperoleh haknya untuk mendapat makanan dan pakaian yang layak ..”

“Perlakukanlah isteri-isterimu dengan baik dan bersikaplah manis terhadap mereka, karena mereka adalah pendampingmu dan penolong mu yang setia. Dan adalah hakmu untuk melarang mereka berteman dengan orang-orang yang tidak kamu sukai, dan juga terlarang melakukan perzinaan ..”

“Wahai Saudara-saudaraku, dengarlah baik-baik, sembahlah Allah, Sholat lima kali dalam sehari, laksanakan puasa selama bulan Ramadhan, dan tunaikan zakat, serta laksanakan ibadah Haji bila mampu. Ketahuilah bahwa sesama Muslim adalah bersaudara. Kamu semua adalah sederajat. Tidak ada perbedaan satu terhadap yang lain kecuali Ketaqwaan dan Amal Shalih ..”

“Ingatlah .. Suatu hari kamu akan menghadap Allah dan harus mempertanggungjawabkan semua amalanmu. Karena itu berhati-hatilah, jangan menyimpang dari jalan kebenaran setelah kepergianku nanti ..”

“Wahai Saudara-saudaraku .. Tidak akan ada Nabi atau Rasul sesudahku dan tidak akan ada agama lain. Oleh karena itu, dengarlah baik-baik wahai Saudara-saudaraku ..”

“Ya Saudara-saudaraku .. Pahamilah kata-kataku yang kusampaikan kepadamum bahwa aku meninggalkan dua pusaka, Al-Qur’an dan contoh-contohku sebagai As-sunnah dan bila kalian mengikutinya tidak akan tersesat ..”

“Siapa yang mendengarkan perkataanku ini wajib menyampaikannya kepada yang lain dan seterusnya dan mungkin yang terakhir memahami kata-kataku ini akan lebih baik dari yang langsung mendengarkan. Demi Allah Subhanahu Wataa’la Aku bersaksi bahawa aku telah menyampaikan ajara-Mu kepada umatku ya Allah ..”

Masha Allah, itu lah pidato perpisahan Rasul Allah yang begitu haru dan penuh nasihat. Semoga kita semua termasuk hamba Allah yang senantiasa dilindungi dari fitnah akhir zaman, kemaksiatan, dimaafkan atas segala dosa, dan semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah subhanahu Wataa’la. Amiin Ya Rabbal Alamiin ..

Notes: Artikel ini dapat disampaikan kepada Saudara kita yang lain. Semoga Allah Subhanahu Wataa’la akan memberikan Rahmat-Nya. Amin ..

Tinggalkan Balasan